Monthly Archives: April 2010

EVALUASI PROGRAM KALI BERSIH DI KOTA PEKALONGAN

ABSTRAK

Herwan Parwiyanto. 7004/PS/MAP/00. EVALUASI PROGRAM KALI BERSIH DI KOTA PEKALONGAN. Tesis. Program Studi Magister Administrasi Publik. Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada. Jogjakarta. 2002. 122 halaman.
Program Kali Bersih (PROKASIH) dilaksanakan di Kota Pekalongan sebagai suatu program untuk menangani pencemaran sungai guna memulihkan kondisi sungai yang tercemar. Program ini dipandang dapat menjadi jalan keluar untuk mengatasi kerusakan lingkungan sungai. Limbah industri dituduh menjadi penyebab utama rusaknya ekosistem sungai yang dilalui limbah beracun tersebut. Oleh karena itu, penanganan limbah industri secara serius perlu dilakukan untuk mengontrol secara berkala, agar dapat menekan bahaya pencemaran yang ditimbulkan limbah industri.
Kota Pekalongan sebagai kota yang memiliki industri batik yang berkembang cepat, juga dengan industri skala rumah tangga yang begitu banyak, saat ini mengalami masalah dengan adanya pencemaran Sungai Pekalongan yang makin tinggi pencemarannya seiring dengan bertumbuhnya industri-industri batik. Batik Pekalongan merupakan komoditas andalan dalam perdagangan di Kota Pekalongan dengan ciri yang khas sebagai hasil kerajinan rakyat.
Hasil penelitian di lapangan diperoleh fakta bahwa pencemaran sungai makin tinggi, dari 78 perusahaan yang terdaftar, 36 perusahaan telah memiliki IPAL, sedangkan 42 perusahaan belum memilki IPAL. Namun, IPAL yang telah memiliki baku mutu hanya 6 saja, berarti baku mutu lingkungan hanya mencapai 7,7 % dari industri yang dibina Bapedalda. Pencemaran masih ditambah lagi dari unit industri batik skala rumah tangga yang tersebar di 37 kalurahan dari keseluruhan 46 kalurahan yang ada di Kota Pekalongan. Penegakan hukum masih lemah terhadap pelaku pencemaran, apalagi UULH No 23/1997 belum sepenuhnya dapat diterapkan.
Evaluasi terhadap pelaksanaan PROKASIH di lapangan, masih banyak menghadapi kendala dan dapat dikatakan tidak berhasil menekan tingkat pencemaran sungai. Perlu upaya yang keras dalam meningkatkan dukungan kelompok sasaran PROKASIH dan upaya penegakan hukum dengan sanksi yang tegas terhadap pencemar lingkungan.

ABSTRACT

Herwan Parwiyanto. 7004/PS/MAP/00. The Evaluation of Clean River Program at the City of Pekalongan. Tesis. Master of Public Administration Postgraduate Program. Gadjah Mada University. Jogjakarta. 2002. 122 pages.
The Clean River Program that have implemented at the City of Pekalongan as a treatment program to solve the river water pollution and prevent the river from pollutants. This program can be seen as a way out to solve the river environment demage. Industrial waste caused as a main factor that make the river ecosytem demage through water pollutant pass. Therefore, it is necesssary to solve the industrial waste seriously to control it by periodicly, to minimize the demage impact of pollutant caused by industrial waste.
The City of Pekalongan as a city with many Batik Industrial that fastly grown, also of home industries in large scale product, by now have a problem with the increase of water pollution at the river of Pekalongan in row with Batik Industrial growth. Batik Pekalongan style as a main commodity in trading activity at Pekalongan has a specific type of traditional art craft.
The result of the research shown that the river pollutant increase in quantity, from 78 registered industries, there are 36 industries have waste water treatment instalation unit, and 42 industries haven’t yet. But, there are only 6 industries in environmental quality in capability standart, it means only 7,7 % of all industries. The pollutant also come from the batik’s home industries, there are 37 kalurahan from total 46 kalurahan at Pekalongan City. The weakness at law enforcement to the polluters, and so the Environmental Law could not yet implemented.
The evaluation of Clean River Program in fact, the implementation faced constraints and unsuccessful to control the river pollution. This program need strong force in law enforcement to control polluters and strong force from the community or target group to reach the better condition on the next Clean River Program at Pekalongan.

Hello world!

Welcome to Staff FISIP UNS Nge-Blog. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Pelaksanaan Koordinasi Perencanaan dalam Sistem Pengolahan Data di Kantor Statistik Kabupaten Karanganyar

ABSTRAK

Herwan Parwiyanto. D0194054. Pelaksanaan Koordinasi Perencanaan dalam Sistem Pengolahan Data di Kantor Statistik Kabupaten Karanganyar. Skripsi. Jurusan Ilmu Administrasi. Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik. Universitas Sebelas Maret Surakarta. 2000. 104 halaman.

Pemanfaatan informasi statistik oleh instansi maupun oleh masyarakat umum sebagai bahan referensi untuk pemenuhan kebutuhan perencanaan pembangunan bukan menjadi hal baru di tengah pesatnya perkembangan media informasi yang begitu canggih. Perkembangan jaman didominasi oleh perkembangan sistem informasi yang begitu cepat dan global. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karanganyar sebagai instansi vertikal di daerah yang menjadi rujukan resmi bagi penyediaan data dan informasi yang valid dan terpercaya menjadi semakin penting peranannya.
Dari latar belakang masalah tersebut, selanjutnya diuraikan bagaimana peranan BPS dalam mengkoordinasikan pengolahan data statistik sebagai aktifitas yang rutin. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode snowbal sampling dengan wawancara dan observasi. Dalam analisa data digunakan model analisa interaktif. Untuk menjamin validitas data diterapkan teknik trianggulasi data dengan beberapa sumber. Dari data yang terkumpul dilakukan tahap reduksi, kemudian di analisa dan akhirnya diperoleh suatu kesimpulan.
Dari hasil penelitian dapat digambarkan bahwa Pelaksanaan Koordinasi Perencanaan dalam Sistem Pengolahan Data di BPS sebagai instansi vertikal yang ada di daerah, pada pelaksanaan tugas pengolahan data dilakukan dengan sarana dan prosedur yang telah terencana sesuai instruksi dari Kantor BPS Pusat. Dalam hal efektifitas Pelaksanaan Koordinasi di Kantor Statistik Karanganyar telah dikatakan cukup efektif, dilihat dari indikator ketepatan waktu dan akurasi informasi dari produk-produk yang dihasilkan. Juga ditunjang oleh kinerja personil BPS dalam setiap kegiatan terkoordinir dengan sistematis dan mengacu pada prosedur serta sarana prasarana yang memadai. Dengan hasil publikasi yang selalu tersedia akan mempermudah masyarakat untuk memanfatkan informasi sesuai kebutuhannya.

ABSTRACT

Herwan Parwiyanto. D0194054. The Planning Coordination in Data Processing System at Statistics Office of Karanganyar. Bachelor Tesis. Administration Science Department. Faculty of Social and Political Sciences. Sebelas Maret University. Surakarta. 2000. 104 pages.

Utilization of statistical information by the agency or by the general public as a reference to meeting the needs of development planning is not a new thing in the middle of the rapid development of information media that is so sophisticated. Development of the era dominated by the development of information systems that are fast and global. Central Statistics Agency (BPS) Karanganyar as vertical institutions in the area that became the official reference for the provision of data and information are valid and reliable becomes increasingly important role.
From the background of the problem, further described how the role BPS in coordination processing of statistical data as a routine activity. This research is a descriptive qualitative data collection techniques snowbal sampling method through interviews and observation. Data used in the analysis of models of interactive analysis. To ensure the validity of data triangulation techniques applied to data with multiple sources. From the data collected made the stage reduction, then analyzed and finally obtained a conclusion.
From result of the research could be descripted that implementation of planning coordination in data processing system at BPS as a represented vertical institution, implementation of data processing had done with procedural and had been planning as well as the instuction of Central BPS. The effectivity of implementation done well enough from timing indicator and accuracy of the information on publication products. Also support from performance of BPS personal in each activity that have planned well. With the publication of the results are always available will facilitate the public to take advantage of the information according to their needs.